Friday, February 22, 2019

8 Rekomendasi Strategi Menjalankan Usaha di Desa


Sebenarnya Anda memiliki kesempatan untuk memulai bisnis dimana saja. Memang beberapa orang masih memperhitungkan tempat sebagai elemen penting dalam memulai bisnis. Apalagi hal ini juga berkaitan dengan target khalayak hingga omset yang diinginkan.

Semakin strategis tempat untuk memulai bisnis itu maka peluang untuk mendapatkan keuntungan juga semakin besar. Misalnya saja dengan memulai bisnis di desa. Mungkin masih ada orang yang menganggap bahwa memulai usaha di desa sangat sulit. Padahal ada beberapa rekomendasi bisnis yang dijalankan dengan cukup mudah di desa. Hal ini juga akan disesuaikan dengan seluruh strategi menjalankan usaha di desa dengan baik.

8 Strategi Menjalankan Usaha di Desa yang Patut Dipertimbangkan

Peluang usaha di desa memang cukup menguntungkan bila dijalankan dengan strategi yang ideal. Selain itu modal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis di tempat seperti itu juga tidak terlalu besar. Namun skala bisnis yang Anda jalankan memang akan memberikan pengaruh terhadap besar modal.

Semakin besar skala bisnis yang dilakukan biasanya membutuhkan perhitungan modal yang besar juga. Hal ini juga akan mempengaruhi target dari pasar dan peluang omset. Mungkin Anda bisa memulai bisnis dengan skala kecil untuk menerapkan strategi yang sangat ideal.

Berikut ini ada beberapa pilihan strategi menjalankan usaha di desa seperti:
1. Menentukan Bidang Bisnis yang Ingin Dijalankan
Untuk memulai bisnis di desa memang membutuhkan strategi khusus. Apalagi lokasi yang Anda gunakan seperti ini juga memiliki dampak dan ekosistem bisnis yang berbeda. Beberapa orang yang menggunakan lokasi di desa untuk berbisnis tentu saja memperhitungkan ukuran lokasi.

Hal ini yang mempengaruhi bidang bisnis yang akan dijalankan. Beberapa diantaranya seperti bisnis peternakan, perikanan, hingga perkebunan. Pemanfaatan lokasi yang sangat ideal seperti itu juga akan memberikan pengaruh terhadap jalur distribusi produk hingga target khalayak yang telah ditentukan.

Penentuan bisnis ini juga akan bergantung pada modal yang Anda miliki. Bila Anda memilih untuk menjalankan bisnis perikanan dan peternakan biasanya akan membutuhkan modal yang cukup besar.

2. Menggunakan Lokasi yang Ideal
Pemilihan lokasi juga akan mempengaruhi strategi menjalankan usaha di desa. Semakin baik lokasi yang Anda gunakan sesuai dengan pilihan bisnis maka akan semakin mudah untuk mendapatkan keuntungan. Cara seperti ini sering dilakukan untuk bisnis yang masuk dalam kategori skala besar.

Ada beberapa pertimbangan penting dalam menentukan lokasi. Bila Anda memilih bisnis yang bergerak dalam bidang perkebungan, perikanan hingga peternakan maka sumber air akan menjadi hal yang sangat penting. Lokasi bisnis itu juga harus berdekatan dengan sumber air.

Hal ini juga akan memudahkan Anda untuk melakukan pengaturan terhadap proses pembuangan limbah. Namun bila Anda menjalankan bisnis skala kecil mungkin bisa menggunakan lokasi di sekitar rumah saja.

3. Menghitung Seluruh Modal Awal
Modal menjadi bagian penting dalam menjalankan bisnis apapun. Namun Anda juga harus menghindari mindset bahwa semakin besar modal yang akan digunakan maka akan memberikan keuntungan yang lebih besar juga. Padahal penggunaan modal yang ideal akan menjadi perhitungan dalam menentukan progress bisnis untuk jangka waktu yang lebih lama.

Gunakan modal sesuai dengan pilihan bisnis yang Anda jalankan. Modal itu sering digunakan untuk membeli perlengkapan, seluruh bahan produksi hingga penerapan quality control. Selain itu, modal ini juga sering digunakan untuk memaksimalkan metode pemasaran. Gunakan modal hanya sebagian saja dan perhitungan sebagian lain akan menjadi simpanan yang mendukung bisnis Anda.

4. Cobalah Menyesuaikan Bisnis Dengan Lingkungan
Strategi menjalankan usaha di desa yang lainnya adalah dengan menyesuaikan pilihan bisnis sesuai dengan lingkungan di sekitar. Hal ini juga akan berkaitan langsung dengan pemilihan lokasi yang sangat ideal. Misalnya saja dengan memaksimalkan lokasi yang berdekatan pada sumber air.

Anda bisa menjalankan bisnis dalam bidang perikanan dan peternakan. Selain itu, bisnis dalam bidang perkebunan juga memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kebutuhan air. Kondisi lingkungan seperti ini memberikan kemudahan dalam menghemat pembiayaan untuk pengadaan air yang dibutuhkan pada bisnis yang Anda jalankan.

Selain itu, pengolahan limbah pada bisnis yang Anda jalankan juga akan memperhatikan kondisi lingkungan. Cobalah Anda terapkan zero waste pada skala bisnis tertentu yang dijalankan di desa.

5. Gunakan Sumber Daya Lokal
Dukungan sumber daya memang akan memberikan pengaruh terhadap pengembangan bisnis di desa. Bila Anda memutuskan untuk menjalankan bisnis di desa sebaiknya gunakan sumber daya yang berasal dari sekitar lokasi. Cara seperti ini dilakukan untuk memanfaatkan potensi yang ada di desa itu.

Selain itu sumber daya itu juga akan mendukung seluruh perkembangan bisnis dalam jangka waktu yang cukup lama. Berikan pelatihan khusus bagi sumber daya lokal agar bisa menguasai kebutuhan bisnis yang Anda jalankan.

Jangan lupa untuk melakukan seleksi terhadap seluruh sumber daya yang masuk dalam kategori bisnis itu. Hal ini akan membantu Anda untuk memaksimalkan kapasitas produksi untuk bisnis skala besar.

6. Menentukan Target Pasar yang Realistis
Sesuaikan target pasar yang Anda inginkan dengan bisnis dan skema yang Anda jalankan. Biasanya bisnis yang bisa dijalankan di desa akan memiliki target pasar yang berbeda dibandingkan dengan lokasi lain. Bahkan skala bisnis juga akan mempengaruhi pilihan target yang ideal.

Hal ini dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi Anda dalam pengembangan bisnis itu sendiri. Misalnya saja bila Anda menjalankan bisnis skala besar seperti membuka toko sembako, warung makan dan lainnya tentu saja akan memiliki target pasar yang berada di sekitar lokasi itu juga. Namun bila Anda memiliki bisnis skala besar seperti peternakan, perikanan dan lainnya biasanya akan melibatkan target pasar yang lebih luas bahkan hingga ke luar daerah.

7. Menggunakan Kemasan Produk Khusus
Strategi seperti ini memang diterapkan untuk bisnis skala menengah dan besar yang menghasilkan produk tertentu. Cara seperti ini biasanya dilakukan agar menarik perhatian banyak orang.

Mungkin Anda bisa menerapkan cara ini untuk bisnis makanan ringan kemasan, souvenir hingga industri padat karya lainnya. Tampilan kemasan akan sangat dibutuhkan untuk menjalankan bisnis itu. Semakin menarik dan memiliki ciri khas pada penawaran produk maka akan memberikan pengaruh terhadap skema bisnis itu sendiri. Tentu saja ini memudahkan Anda mendapatkan target yang lebih luas lagi.

8. Melakukan Metode Marketing Secara Maksimal
Gunakan banyak metode pemasaran untuk mengenalkan produk yang dihasilkan dari bisnis itu sendiri. Cara seperti ini sangat ideal digunakan untuk memberikan peluang terhadap potensi yang lebih besar. 

Bahkan Anda juga bisa menggunakan metode pemasaran sesuai dengan target khalayak. Salah satu cara yang bisa diterapkan dengan menggunakan konsep digital marketing. Apalagi metode ini bisa menjangkau lebih banyak pangsa pasar sesuai dengan produk yang Anda hasilkan di desa.

No comments:

Post a Comment